Berita UtamaKepriNatunaNews

Langkah Cepat Bupati di Nanti, Natuna Dalam Krisis Ekonomi

×

Langkah Cepat Bupati di Nanti, Natuna Dalam Krisis Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Gambar merupakan Ilustrasi, Natuna Dalam Situasi Sulit ( Foto: Alreinamedia.com)

Alreinamedia.com-Natuna, Kondisi ekonomi Kabupaten Natuna kian terpuruk. Salah satu sektor unggulan yakni ekspor ikan hidup ke luar negeri kini lumpuh total. Tidak hanya itu, akses transportasi udara yang menjadi urat nadi mobilitas dan logistik masyarakat seringkali dibatalkan tanpa kejelasan, meskipun harga tiket pesawat tetap tinggi dan sulit dijangkau masyarakat.

Dalam situasi genting ini, publik menunggu langkah cepat dan nyata dari Bupati Natuna Cen Sui Lan untuk menyelamatkan perekonomian daerah.

Ekspor ikan hidup, terutama ke pasar Hong Kong , telah terhenti dalam beberapa pekan terakhir. Hambatan administratif, lemahnya dukungan logistik ekspor, serta tidak stabilnya jadwal transportasi menyebabkan para pelaku usaha perikanan menderita kerugian besar. Ikan bernilai tinggi seperti kerapu dan napoleon kini hanya menumpuk di keramba tanpa bisa dijual.

Baca Juga :  Panduan CPNS 2026: Informasi, Formasi, Syarat, dan Tips Lulus

“Ini bukan sekadar kerugian usaha, ini krisis ekonomi. Kami butuh tindakan cepat, bukan hanya rapat dan wacana,” tegas Amir, eksportir ikan hidup saat dikonfirmasi Sabtu (17/5/25)

Kondisi ini diperparah oleh ketidakpastian transportasi udara ke dan dari Natuna. Maskapai penerbangan domestik kerap membatalkan jadwal secara sepihak tanpa solusi yang jelas, membuat masyarakat terisolasi.

Ironisnya, meskipun layanan tak stabil, harga tiket pesawat justru melambung tinggi, mencapai Rp2-3 juta sekali jalan, angka yang tidak masuk akal bagi warga Natuna yang bergantung pada konektivitas udara untuk kebutuhan medis, pendidikan, dan distribusi barang.

“Anak saya gagal ikut tes kerja di Batam saat sesi wawancara, karena pesawat dibatalkan mendadak. Tiketnya pun sudah mahal,” keluh Yulia

Baca Juga :  Sambut Hari Santri Nasional: LP3HMA Perkuat Sertifikasi Halal Pesantren

Akibat kondisi ini, daya beli masyarakat menurun drastis. Aktivitas pasar lesu, pelaku UMKM gulung tikar, dan ekonomi lokal nyaris stagnan. Semua mata kini tertuju pada Bupati Natuna, Cen Sui Lan, yang dinilai belum menunjukkan respons krisis yang memadai.

Hingga berita ini diterbitkan saat dikonfirmasi ke Bupati beliau belum menjawab terhadap langkah apa yang akan diambil untuk memperbaiki Ekonomi yang sedang terjadi di Natuna (Arizki)