Berita

Menteri Pemuda Pastikan Dana SEA Games 2025 Siap, Target Harus Tercapai

×

Menteri Pemuda Pastikan Dana SEA Games 2025 Siap, Target Harus Tercapai

Sebarkan artikel ini

Menteri Pemuda dan Olahraga Akan Panggil Seluruh Cabang Olahraga untuk Bahas Target Medali SEA Games 2025

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, akan memanggil seluruh cabang olahraga (cabor) untuk membahas target medali yang ingin dicapai di SEA Games 2025. Pertemuan ini direncanakan berlangsung di Kemenpora pada Rabu, 22 Oktober 2025. Menurutnya, pengurus besar dari berbagai cabor harus menunjukkan target medali mereka di turnamen tersebut.

“Ya, anggaran sudah ada, targetnya harus ada,” kata Erick menjawab pertanyaan wartawan mengenai rencana pertemuan dengan cabang olahraga untuk pembahasan target medali di SEA Games Thailand ketika ditemui di Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 21 Oktober 2025.

Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) itu menyatakan bahwa sekitar 700-800 atlet dari beberapa cabang olahraga akan berkompetisi di SEA Games 2025. Jumlah ini sesuai dengan anggaran yang disiapkan Kemenpora, yaitu sekitar Rp 60 miliar. Anggaran ini meningkat dari dana yang sebelumnya tersedia sekitar Rp 10 miliar, yang hanya cukup mengirim sekitar 120 atlet dari berbagai cabang olahraga.

“Saya, kita, kami, tidak lagi mengirim atlet untuk coba-coba,” ucap mantan menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu. Ia mengungkapkan bahwa target medali yang mau dicapai cabor telah disampaikan saat pengukuhan dan pelepasan kontingen Asian Youth Games 2025 Islamic Solidarity Games 2025.

Erick menekankan bahwa atlet yang dikirim bertanding harus benar-benar sebagai duta bangsa, mencerminkan kedigdayaan bangsa. Mereka harus bertanding sebaik-baiknya tanpa melihat siapa lawan. “Kalau mereka kalah, kalah terhormat, tetapi bukan kalah sebelum bertanding,” ujarnya.

Baca Juga :  MRI untuk Jantung: Persiapan, Prosedur, dan Risiko

Ia juga mewanti-wanti bahwa atlet Indonesia harus bertanding tanpa melihat lawan lebih kuat. Karena itu, yang pertama harus dilakukan adalah membuang cara berpikir tentang bangsa lain yang lebih besar dari Indonesia. “Jangan kita jadi negara yang seakan masih terjajah 350 tahun. Kalau melihat bangsa asing, bangsa lain, kayaknya minderwaardig, kata bahasa Belanda,” ucap pria 55 tahun ini.

Dari cabang olahraga yang akan diberangkatkan mengikuti SEA Games 2025, dia menargetkan kontingen Indonesia bisa meraih 82 sampai 90 medali emas untuk bisa finis di peringkat ketiga seperti yang dicapai pada SEA Games 2023. Sementara, dari perhitungan saat ini, baru berpeluang meraih 46 emas.

Pada SEA Games 2023, Kemenpora mencatat, dari 87 nomor pertandingan di SEA Games Kamboja, 41 di antaranya tidak lagi di Thailand. Dengan mengacu hal itu, peluang perolehan medali emas Indonesia sekitar 46, masih jauh dari jumlah yang seharusnya didapat untuk mempertahankan posisi finis di urutan ketiga.

Perkembangan Anggaran dan Jumlah Atlet yang Dikirim

Peningkatan anggaran dari Rp 10 miliar menjadi Rp 60 miliar menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung prestasi olahraga Indonesia. Dengan peningkatan dana ini, jumlah atlet yang dikirim juga meningkat signifikan. Sebelumnya, hanya sekitar 120 atlet yang dapat dikirim, tetapi kini jumlahnya mencapai 700-800 atlet.

Baca Juga :  Seperti Vibes di Jepang, Bunga Tabebuya Bermekaran Sepanjang Pendestrian Batam Center

Ini menunjukkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada atlet dan cabor agar dapat bersaing secara optimal di ajang internasional seperti SEA Games. Dengan adanya anggaran yang cukup, diharapkan para atlet dapat berlatih dan persiapan secara maksimal.

Strategi dan Target yang Diusung

Erick Thohir menegaskan bahwa target medali harus menjadi prioritas utama bagi setiap cabor. Ia menekankan bahwa tidak ada ruang untuk kegagalan atau keputusan yang tidak jelas. Setiap cabor harus memiliki strategi yang jelas dan realistis untuk mencapai target yang ditetapkan.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya mentalitas atlet. Atlet Indonesia harus berani tampil dengan semangat juang tinggi, tanpa takut menghadapi lawan yang lebih kuat. Dengan mindset ini, diharapkan atlet dapat memberikan performa terbaiknya di SEA Games 2025.

Tantangan yang Dihadapi

Meski anggaran dan jumlah atlet telah meningkat, tantangan tetap ada. Dari perhitungan awal, Indonesia hanya berpeluang meraih 46 medali emas. Ini jauh dari target yang diharapkan, yaitu 82-90 medali emas. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi dan peningkatan kualitas latihan serta persiapan.

Pertemuan dengan para pengurus cabor akan menjadi langkah penting untuk menentukan strategi dan target yang lebih realistis. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan cabor, diharapkan Indonesia dapat meraih hasil yang lebih baik di SEA Games 2025.