Alreinamedia.com-Natuna, Limbah B3 RSUD Natuna, yang menumpuk hingga 33 Ton sejak tahun 2017, hingga kini belum juga ditangani Oleh RSUD Natuna.Meskipun di saat APBD P 2022 sempat dianggarkan sebesar 1,3 Milyar untuk menangani limbah tersebut, tetapi hingga di penghujung 2022 limbah tersebut tidak jadi dilelang.
dr.Ari Fajarudin selaku direktur RSUD Natuna saat di konfirmasi Rabu (7/12/22) membenarkan bahwa penanganan Limbah B3 di RSUD Natuna tidak jadi di lelang,dikarenakan waktu yang tidak cukup terang dr.Ari
Meskipun demikian, dr. Ari fajarudin juga akan berupaya di tahun 2023 nanti, penganggaran Limbah tersebut, akan segera dilaksankan dan mudah-mudahan nantinya Anggaran APBD kita bisa kembali mengcovernya.
Anehnya, walaupun Pemerintah Daerah sudah menggarkan Penangan limbah tersebut, dengan Nilai 1,3 Milyar, tetapi pihak Pengelola anggaran yaitu RSUD Natuna sendiri, di nilai lamban dalam menyerapkan Anggaran yang sudah ada di DPA. Sehingga limbah tersebut akan terus menumpuk dan membahayakan lingkungan sekitar ( Arizki )
Redaktur : Alexandra

















