Berita PilihanKepriNatunaOpini

Negara di Rampok Secara Terang-Terangan Lewat Rokok Ilegal di Natuna

×

Negara di Rampok Secara Terang-Terangan Lewat Rokok Ilegal di Natuna

Sebarkan artikel ini
Gambar merupakan Ilustrasi terhadap Rokok Ilegal (Foto: istw)

Alreinamedia.com- Natuna, Di tengah upaya negara meningkatkan penerimaan melalui pajak dan cukai, Natuna justru menjadi ladang subur bagi peredaran rokok tanpa cukai.

Fenomena ini bukan lagi sekadar pelanggaran kecil ini adalah perampokan terhadap negara yang terjadi secara terang-terangan dan yang lebih mengejutkan nyaris tanpa perlawanan.

Pemerintah Tau tapi diam

Rokok tanpa pita cukai beredar bebas di kios-kios kecil hingga toko grosir. Tidak ada rasa takut, tidak ada rasa bersalah. Sementara itu, aparat berwenang dari Bea Cukai hingga Dinas Disprindag seolah menutup mata, telinga, dan mulut. Apakah ini tanda lemahnya pengawasan? Atau ada kepentingan yang bermain di belakang layar?

Ketika hukum menjadi longgar karena kelalaian atau pembiaran, maka yang terjadi adalah pembangkangan sistematis terhadap negara.

Baca Juga :  Demi menunjang SDM Aparatur Sipil Negara, BPKSDM Gelar Pelatihan

Kerugian Negara, Kejahatan Ekonomi

Setiap bungkus rokok ilegal yang dibeli masyarakat Natuna adalah pendapatan yang hilang bagi negara. Ironisnya, Natuna sendiri merupakan daerah yang sangat bergantung pada transfer pusat. Artinya, ketika warga membeli rokok ilegal, yang dirugikan bukan hanya negara secara keseluruhan tapi juga Natuna itu sendiri.

Ini adalah kejahatan ekonomi yang terstruktur, negara tidak hanya kehilangan triliunan rupiah secara nasional, tapi juga kehilangan kendali atas pasar yang seharusnya bisa diatur dengan regulasi dan kontribusi.

Masyarakat di Jadikan Korban

Rokok tanpa cukai tidak hanya merugikan negara, tapi juga membahayakan masyarakat. Produk ilegal tersebut tidak melalui pengawasan mutu, sehingga berpotensi lebih berbahaya bagi kesehatan. Ditambah lagi, harganya yang murah membuatnya lebih mudah diakses oleh anak-anak dan pelajar. Kita sedang menyaksikan generasi muda dirusak perlahan, disponsori oleh pembiaran.

Baca Juga :  Xiaomi 17 Pro Max vs Redmi K90 Pro Max: Duel HP Pro, Siapa Pemenang 2025?

Saatnya Tindakan Nyata, Bukan Basa- Basi

Pemerintah daerah Natuna tidak bisa terus bersembunyi di balik keterbatasan wewenang. Pengawasan terpadu bisa dilakukan melalui koordinasi aktif dengan aparat pusat. Jangan tunggu penegakan hukum dari luar datang karena ini adalah wilayah kedaulatan yang wajib dijaga dari dalam.

Rakyat pun harus disadarkan, membeli rokok ilegal bukan sekadar pilihan ekonomi, tapi kontribusi terhadap pembusukan sistem negara.

Jika penindakan tidak segera dilakukan, maka kita sedang menyaksikan negara dirampok secara terang-terangan, disaksikan semua orang dan dibiarkan begitu saja.