Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Argo Yuwono menduga perampokan berujung pembunuhan terhadap Davidson Tantono (30) dilakukan secara terencana.
“Iya (bannya dirobek). Saat parkir (di bank ATM),” kata dia.
Argo mengatakan pihaknya enggan berspekulasi apakah pelaku sengaja menembak Davidson atau tidak saat aksinya.
Maka dari itu, kata Argo kepolisian masih terus mengumpulkan bukti-bukti. Namun Argo menuturkan, para bandit sudah membuntuti Davidson.
“Polisi masih mengumpulkan keterangan lain, barang bukti lainya. Kami belum bisa menyimpulkan, menyampaikan, kalau dugaan seperti ini. Polisi kan nggak boleh menduga. Yang terpenting, otomatis pelaku ini sudah mengetahui atau menguntit korban. Karena ban yang pecah itu bannya seperti disobek,” tandasnya.
















