Olahraga

Popsivo Polwan Gasak Livin’ Mandiri 3-0, Tiket Final Four di Depan Mata

×

Popsivo Polwan Gasak Livin’ Mandiri 3-0, Tiket Final Four di Depan Mata

Sebarkan artikel ini

Popsivo Polwan Kokoh di Papan Atas Proliga 2026, Livin’ Mandiri Tergelincir

Jakarta, 31 Januari 2026 – Kejuaraan Proliga 2026 semakin memanas memasuki putaran kedua. Dalam laga pembuka seri pertama yang digelar di GOR Tri Dharma Gresik, Sabtu (31/1/2026), Jakarta Popsivo Polwan sukses meraih kemenangan meyakinkan atas Jakarta Livin’ Mandiri dengan skor telak 3-0. Hasil ini tidak hanya memperpanjang tren positif bagi Popsivo, tetapi juga membuka lebar peluang mereka untuk menembus babak final four.

Kemenangan ini menjadi yang ketiga bagi Popsivo Polwan dari total tujuh pertandingan yang telah dilakoni sejak putaran pertama. Dengan tambahan tiga poin, tim yang berjuluk “Polwan” ini berhasil naik satu peringkat ke posisi kelima dalam klasemen sementara Proliga 2026, mengumpulkan total sembilan poin. Sementara itu, Jakarta Livin’ Mandiri harus rela turun ke posisi keenam dengan raihan tujuh poin, hasil dari dua kemenangan dan lima kekalahan.

Dominasi Sejak Awal: Kunci Kemenangan Popsivo Polwan

Sejak peluit tanda dimulainya pertandingan dibunyikan, Jakarta Popsivo Polwan menunjukkan dominasi yang luar biasa. Mereka langsung mengambil inisiatif serangan dengan melancarkan servis-servis tajam yang menyulitkan tim lawan untuk mengembangkan permainan. Tidak hanya itu, serangan balik yang efektif juga menjadi senjata ampuh bagi Popsivo. Kombinasi permainan yang solid dan minim kesalahan membuat mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan menutup set pertama dengan skor meyakinkan 25-14.

Memasuki set kedua, Jakarta Livin’ Mandiri mencoba bangkit dan memberikan perlawanan yang lebih berarti. Duet maut Weronika Szlagowska dan Ana Bjelica tampil lebih agresif, mencoba menggedor pertahanan Popsivo. Pertandingan pun berubah menjadi sangat sengit, bahkan harus mencapai skor deuce di angka 24-24. Kedua tim silih berganti meraih poin, menunjukkan determinasi tinggi untuk memenangkan set krusial ini. Namun, ketenangan dan kemampuan Popsivo dalam memanfaatkan setiap kesalahan lawan menjadi penentu. Sebuah penempatan bola cerdas di area belakang pertahanan Livin’ Mandiri akhirnya memastikan kemenangan Popsivo di set kedua dengan skor tipis 32-30.

Baca Juga :  Pemerintah Sosialisasikan KUHP di 16 Perguruan Tinggi

Set ketiga menjadi penentu nasib pertandingan. Sayangnya, momentum yang sempat didapatkan Livin’ Mandiri di set kedua seolah buyar. Jakarta Popsivo Polwan dengan sigap memanfaatkan situasi ini. Serangan-serangan agresif dari Bethania De La Cruz dan Yonkaira Paola Pena terus menghunjam pertahanan lawan. Dengan performa yang konsisten dan serangan yang mematikan, Popsivo berhasil mengakhiri perlawanan Livin’ Mandiri di set ketiga dengan skor 25-18, sekaligus menyegel kemenangan 3-0.

Evaluasi dan Harapan Tim

Pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Darko Dobreskov, menyatakan rasa puasnya terhadap performa anak asuhnya yang dinilai tampil sangat solid.

“Saya sudah berpesan kepada para pemain untuk tidak terlalu memikirkan skor, fokus saja untuk bermain sebaik mungkin dan meraih setiap poin yang ada,” ujar Darko dalam konferensi pers usai pertandingan.

Dobreskov menambahkan bahwa timnya akan terus berjuang maksimal di setiap pertandingan mendatang, mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi juga tidak mudah.

Baca Juga :  Kenangan Pindah Rumah Yandy Laurens

Naysilla Wiedy Kirana, setter andalan Popsivo, menambahkan bahwa kunci kemenangan kali ini adalah permainan tim yang lebih lepas dan minimnya kesalahan.

“Ke depannya, kami harus bisa meningkatkan kualitas permainan, tetap fokus, dan tidak mudah menyerah. Peluang untuk menembus empat besar masih sangat terbuka lebar,” ungkapnya dengan optimis.

Di kubu seberang, performa Jakarta Livin’ Mandiri pada pertandingan ini dinilai kurang meyakinkan jika dibandingkan dengan penampilan mereka sebelumnya saat menghadapi Gresik Phonska. Kapten tim, Yolla Yuliana, secara terbuka mengakui bahwa performa timnya mengalami penurunan.

“Sulit untuk mencari alasan, karena lawan juga memiliki kondisi yang sama setelah bermain kemarin. Yang jelas, hari ini permainan kami tidak bagus, kami banyak berada di bawah tekanan,” tuturnya.

Asisten pelatih Wilda Siti Nurfadilah juga menyoroti kurangnya kontribusi dari kemampuan individu pemain.

“Servis menyerang kami tidak berjalan, blok mudah ditembus, dan serangan balik juga kurang optimal. Ada banyak faktor yang mempengaruhi, namun intinya hari ini kami bermain tidak sebaik penampilan kami sebelumnya,” jelas Wilda.

Dengan hasil ini, Proliga 2026 dipastikan akan semakin menarik. Popsivo Polwan menunjukkan bahwa mereka adalah salah satu penantang serius dalam perebutan gelar, sementara Livin’ Mandiri perlu segera berbenah untuk mengembalikan performa terbaik mereka agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan menuju babak final four.