Alreinamedia.com- Natuna, Aroma kejanggalan tercium dari kegiatan penggantian lantai di ruang kerja Bupati Natuna dan Wakil Bupati Natuna. Proyek yang menggunakan anggaran publik ini diduga telah dilaksanakan, namun tidak muncul dalam sistem informasi pengadaan elektronik ( E Katalog Sirup LKPP).Lebih mengherankan lagi, pejabat teknis pun tidak tau menahu.
Kabag Umum Sekda Natuna Isparta saat dikonfirmasi awak media ini senin (19/5/25) menuturkan tidak mengetahui kegiatan tersebut “silhakan tanyakan ke Pak Sekda Mana tau beliau mengetahuinya” ujar isparta
Lebih mencurigakan, berdasarkan informasi yang diterima dilapangan, kegiatan penggantian lantai tersebut diduga dikerjakan saat hari libur setelah lebaran. Momen di mana aktivitas pemerintahan tengah melambat. Dugaan kuat muncul bahwa proyek ini sengaja dilakukan saat kantor sepi untuk menghindari sorotan publik

Terpisah Roy Parlin sianipar selaku Ketua Persatuan Jurnalis Natuna ( PJN) saat dikonfrimasi senin (19/5/25) menuturkan Jika benar proyek ini berjalan tanpa dasar administrasi yang sah, maka ini bukan sekadar kelalaian ini adalah pelanggaran hukum jika mana proyek tersebut nanti dibayarkan.
“Proyek yang tidak tercatat secara resmi tetapi menggunakan uang negara, bisa dikategorikan sebagai penggunaan anggaran diluar mekanisme yang berpotensi masuk ranah pidana jika terbukti ada unsur kesengajaan dan penghilangan jejak administratif” ujar Roy
Publik berhak tahu, dan pihak berwenang wajib menjelaskan. Ketertutupan seperti ini tidak bisa ditolerir, terlebih jika menyangkut uang rakyat dan ruang kerja pimpinan daerah.
Menanggapi pekerjaan Proyek tersebut, Sekda Natuna Boy Wijanarko saat dikonfirmasi Senin (19/5/25) juga tidak mengetahui pekerjaan proyek tersebut Pungkas Sekda Natuna ( Arizki)
















