PALEMBANG – PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) kembali menunjukkan komitmennya dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Perusahaan berhasil mempertahankan predikat “very good” (Level 4) pada ajang ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2025.
Pada penilaian tahun ini, SMBR mencatatkan skor sebesar 94,56, meningkat dari 92,84 pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini tercatat sebesar 1,72 poin secara year-on-year (YoY).
General Manager Of Corporate Secretary Hari Liandu menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat fondasi tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Peningkatan ini mencerminkan penguatan berkelanjutan dalam implementasi praktik tata kelola perusahaan yang berstandar internasional,” katanya dalam keterangan pers yang diterima.
Hari menambahkan, pencapaian ini menempatkan SMBR di atas rata-rata perusahaan publik kategori Big Cap di ASEAN yang berada pada level 82,60. Hal itu juga mempertegas posisi perusahaan sebagai entitas yang unggul dalam praktik tata kelola.
Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam memperkuat fondasi tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
“Capaian skor ASEAN CG Scorecard ini menjadi bukti nyata komitmen SMBR dalam mengimplementasikan praktik GCG yang selaras dengan standar internasional. Kami terus mendorong peningkatan kualitas tata kelola, termasuk penguatan aspek keberlanjutan dan ketangguhan sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan,” paparnya.
Peningkatan kinerja terutama terlihat pada aspek keberlanjutan dan ketangguhan, yang mencerminkan keseriusan perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam operasional bisnis.
Hal ini mencakup pengelolaan risiko, keterlibatan pemangku kepentingan, serta penguatan peran dewan dalam pengawasan isu keberlanjutan.
Hari mengemukakan SMBR berkomitmen untuk terus melakukan penyempurnaan praktik tata kelola, termasuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi hasil asesmen sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan.
“Dengan capaian ini, SMBR optimistis dapat semakin meningkatkan kepercayaan investor dan pemangku kepentingan, serta memperkuat daya saing perusahaan di tingkat regional maupun global,” katanya.
Konsistensi dalam Penerapan GCG
Sejak beberapa tahun terakhir, SMBR telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam menerapkan GCG. Dalam rangka mempertahankan predikat “very good”, perusahaan terus memperbaiki sistem tata kelola yang ada. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:
- Peningkatan transparansi dalam pengambilan keputusan dan pelaporan keuangan.
- Penguatan peran dewan komisaris dalam pengawasan dan pengambilan kebijakan.
- Peningkatan partisipasi dan keterlibatan pemangku kepentingan.
- Integrasi prinsip ESG ke dalam strategi bisnis jangka panjang.
Dengan pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan, SMBR tidak hanya menjaga reputasi perusahaan, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil sesuai dengan standar internasional.
Fokus pada Keberlanjutan dan Ketangguhan
Salah satu aspek yang menjadi fokus utama SMBR adalah keberlanjutan dan ketangguhan. Perusahaan aktif dalam menerapkan prinsip ESG dalam operasional bisnis, mulai dari pengelolaan lingkungan hingga tanggung jawab sosial.
Beberapa inisiatif yang dilakukan meliputi:
- Pengurangan emisi karbon dan pengelolaan limbah yang lebih efisien.
- Program pengembangan komunitas dan pemberdayaan masyarakat sekitar.
- Pelibatan karyawan dalam program keberlanjutan perusahaan.
Selain itu, SMBR juga memperkuat peran dewan dalam mengawasi isu-isu keberlanjutan, sehingga setiap kebijakan yang diambil memiliki dampak positif jangka panjang.
Strategi Jangka Panjang
Untuk mempertahankan predikat “very good”, SMBR terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap praktik tata kelola yang ada. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menindaklanjuti rekomendasi dari asesmen yang dilakukan.
Strategi jangka panjang perusahaan juga berfokus pada penguatan budaya organisasi yang mendukung GCG, seperti peningkatan kesadaran akan etika bisnis dan tanggung jawab sosial.
Dengan komitmen yang kuat dan langkah-langkah konkret, SMBR terus memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan unggulan di Asia Tenggara.
















