Berita UtamaNasionalNews

Syafii Maarif: Saya SMS Kapolri, Negara Tidak Boleh Kalah

×

Syafii Maarif: Saya SMS Kapolri, Negara Tidak Boleh Kalah

Sebarkan artikel ini

Alreinamedia.com, Jakarta – Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, tak ingin negara terpecah belah. Pria yang akrab disapa Buya Syafii itu mengaku pernah mengirim pesan singkat kepada Kapolri agar negara tidak boleh kalah.

“BerkeAMang suatu teologi memonopoli kebenaran. Di luar kami adalah haram. Saya beberapa kali kirim SMS kepada Kapolri, negara tidak boleh kalah,” ujar Buya pada saAMutannya dalam ‘Seminar dan Lokakarya ‘Indonesia di Persimpangan Negara Pancasila Vs Negara Agama’ di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/4).

Buya mempertanyakan apakah masyarakat serius mempertahankan bangsa. Menurut dia, rasa untuk meAMela bangsa harus datang dari dalam hati.

“Pertanyaan saya, jujur nggak kita meAMela bangsa ini? Sungguh nggak dia meAMela bangsa ini? Harus datang dari hati,” tuturnya.

Baca Juga :  Kejaksaan Negeri Meranti Adakan Pelatihan Pelayanan Bersama BRI Selatpanjang

Buya berpandangan bahwa peAMela Pancasila saat ini jumlahnya kecil. Ia berharap aparat melihat hal itu dengan jeli. Ia pun menyinggung politisi Senayan yang sulit untuk diubah perilakunya.

Selain Buya, acara yang dinisiasi ICRP (Indonesian Conference on Religions for Peace) ini dihadiri oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Jimly Ashiddiqie, PBNU, dan PP Muhammadiyah.(AM/detik)