Berita PilihanKepri

ASDP Perkuat Layanan Perintis, Subsidi Hadirkan Konektivitas hingga Wilayah 3T

×

ASDP Perkuat Layanan Perintis, Subsidi Hadirkan Konektivitas hingga Wilayah 3T

Sebarkan artikel ini
General Manager ASDP Batam, Hermin Welkis, menyampaikan bahwa subsidi pemerintah menjadi instrumen penting untuk membuka akses ke pulau-pulau yang masih terisolasi, seperti Natuna dan Anambas. (foto: Alreinamedia.com)

Alreinamedia.com-Kepri,Memasuki 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan komitmennya menghadirkan konektivitas merata bagi seluruh rakyat Indonesia, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan layanan kapal perintis adalah wujud nyata semangat kemerdekaan dalam menghadirkan transportasi publik yang adil dan berkeadilan.

“Semangat kemerdekaan mendorong kami untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya menghubungkan pulau demi pulau, tetapi juga membawa harapan dan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah 3T,” ujar Heru.

Saat ini ASDP mengoperasikan 83 kapal perintis dengan 210 lintasan penyeberangan, setara 67% dari total rute yang dijalankan perusahaan. Jaringan ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pemerataan harga kebutuhan pokok di berbagai wilayah.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menambahkan bahwa kehadiran kapal perintis adalah bentuk penugasan pelayanan publik. “Kami tidak hanya melayani rute komersial. Justru keberadaan ASDP di lintasan perintis adalah tulang punggung mobilitas masyarakat di daerah terpencil. Inilah bentuk sinergi ASDP dengan pemerintah dalam menghadirkan konektivitas yang merata,” tegasnya.

Baca Juga :  Terciumnya, Dugaan KKN di Sekolah Tinggi Agama Islam Natuna
KMP Bahtera Nusantara 01 Melayani Lintasan, Uban-Matak-Midai-Ranai-Subi-Serasan-Sintete

Di tingkat daerah, ASDP Cabang Batam juga menegaskan komitmen yang sama. General Manager ASDP Batam, Hermin Welkis, menyampaikan bahwa subsidi pemerintah menjadi instrumen penting untuk membuka akses ke pulau-pulau yang masih terisolasi, seperti Natuna dan Anambas.

“Subsidi ini hadir sebagai bentuk perhatian pemerintah. Kehadiran ASDP di wilayah 3T adalah jembatan agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses layanan transportasi. Memang awalnya disubsidi, namun ke depan jika pengguna meningkat tidak menutup kemungkinan akan menjadi komersial,” ungkap Hermin, Rabu (27/8).

ASDP Batam saat ini mengoperasikan lima armada kapal yang melayani lintasan ke empat provinsi, yaitu Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Riau, dan Jambi. Sebagian rute masih bersifat subsidi, sementara sisanya komersial.

Meski layanan subsidi belum memberikan keuntungan besar secara finansial, Hermin menegaskan pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. “Bagi kami, melayani masyarakat adalah prioritas. Walaupun tidak sebesar lintasan komersial, keberadaan layanan ini adalah amanah negara yang harus dijalankan,” katanya.

Baca Juga :  Jangan Panik, Pasal Perzinahan di KUHP Adalah Delik Aduan Absolut
KMP Tirus Meranti Kapal Milik ASDP Batam

Sejumlah lintasan subsidi terbukti memberi manfaat nyata. Misalnya rute Sorong–Waisai (Papua Barat Daya) yang mendukung pariwisata Raja Ampat. Rute ini melayani lebih dari 98.000 penumpang per tahun dengan pertumbuhan wisatawan 12,5% sejak 2022. Harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut juga turun hingga 15%.

Sementara itu, KMP Bahtera Nusantara 3 yang melayani Tanjung Uban – Tambelan – Sintete berhasil menekan biaya logistik hingga 25% dan membuka akses distribusi tenaga medis serta guru ke Pulau Tambelan.

Dengan capaian tersebut, ASDP menegaskan perannya sebagai penghubung Nusantara, baik di tingkat nasional maupun daerah. Ke depan, perusahaan akan terus memperkuat armada dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta daerah untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang adil, terjangkau, dan berkelanjutan.

“Kami bangga menyatukan Nusantara bukan hanya dengan slogan, tetapi dengan aksi nyata. Inilah semangat kemerdekaan yang kami jalankan untuk seluruh rakyat Indonesia,” tutup Heru. (Arizki)