Berita PilihanKepriNatunaNews

Bupati Jangan Hanya Surati Nam Air, Masyarakat Minta Buktinyata !

×

Bupati Jangan Hanya Surati Nam Air, Masyarakat Minta Buktinyata !

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi masyarakat meminta Bupati cepat tanggapi persoalan dan bukan hanya soal surat (Foto: Alreinamedia.com)

Alreinamedia.com-Natuna, Kabar Langkah Bupati Natuna, Cen Sui Lan, yang mengirim surat resmi kepada Kementerian Perhubungan dan Direktur NAM Air, untuk meminta kelanjutan operasional rute penerbangan Natuna-Batam-Jakarta menuai sorotan dari masyarakat.

Surat bernomor 082/DISHUB/2025 itu, dianggap tidak cukup kuat menanggulangi persoalan transportasi udara yang sejak lama menghimpit warga Natuna.

Masyarakat menilai langkah tersebut lebih mirip formalitas politik ketimbang solusi konkret. Pasalnya, Cen Sui Lan sebelumnya sempat menjabat sebagai anggota DPR RI dan pernah dengan lantang menyuarakan mahalnya harga tiket pesawat Natuna di hadapan Menteri Perhubungan RI

Namun, hingga kini, kondisi tak banyak berubah harga tiket tetap tinggi serta penerbangan sering cancel dan kini satu-satunya maskapai komersial yang biasanya memberikan harga tiket murah, justru akan berhenti beroperasi ujar Ali Pemerhati kebijakan pemerintah saat di mintai tanggapan senin (5/5/25)

Langkah menyurati NAM Air dan Kemenhub dinilai masyarakat tidak disertai kekuatan lobi yang nyata. Banyak yang mempertanyakan mengapa Bupati tidak menyiapkan langkah alternatif sejak awal, mengingat kondisi transportasi udara ke Natuna sangat rentan dan bergantung pada satu operator saja, sedangkan Wing Air harganya selalu tinggi diatas Maskapai Naam Air ujar Ali kembali

Baca Juga :  Cabinet Secretariat Prepares Grand Design on Government Translators, Interpreters Development

“Kalau hanya sekedar surat, itu tidak cukup. Dulu sewaktu DPR RI jejak digitalnya masih ada!! suarakan tingginya harga tiket pesawat dan malahan langsung didengar Mentri Perhubungan Kala itu, sekarang mana hasilnya ? Masyarakat butuh bukti bukan Narasi “ Pungkas Ali

Disisi lain susanti salah seorang traveling yang biasa menggunakan maskapai Nam air selasa (6/5/25) juga mengarah pada tidak adanya perubahan signifikan sejak Cen menjabat sebagai bupati mengenai tranporatasi udara, padahal masyarakat sebelumnya berharap besar karena ia pernah aktif di Komisi V DPR RI yang membidangi transportasi dan sering ke Natuna dan kini malahan Maskapai Naam Air yang biasanya, memberikan harga tiket murah berhenti oprasi ke Natuna hingga waktu yang tidak bisa ditentukan

Baca Juga :  Sebulan Menkeu Purbaya, Pilih Tidak Naikkan Harga untuk Lawan Rokok Ilegal

“Kini harga maskapai wings air kembali dengan harga selangit, setelah mereka mengetahui bahwa maskapai Naam Air tidak terbang lagi ke Natuna, tentu hal ini menambahkan cos beban kami bagi penikmat tranportasi cepat dan aman ini terang susanti.

Dengan kondisi geografis Natuna sebagai wilayah perbatasan yang sangat tergantung pada konektivitas udara, penghentian operasional NAM Air akan berdampak besar pada logistik, pariwisata, dan pelayanan publik.

Masyarakat kini mendesak pemerintah daerah, khususnya Bupati, untuk tidak lagi berlindung di balik surat dan pernyataan, melainkan benar-benar berjuang dalam kebijakan nyata dan hasil konkret. Mereka menuntut agar pemerintah daerah bekerja sama dengan Kemenhub secara agresif, membuka peluang masuknya maskapai lain, atau menyusun skema subsidi harga tiket. (Arizki)