Berita

KNTI Bintan Rancang Pemetaan Partisipatif Bareng Nelayan

×

KNTI Bintan Rancang Pemetaan Partisipatif Bareng Nelayan

Sebarkan artikel ini
Ket Foto : Dengan adanya pemetaan partisipatif ini, KNTI Bintan berharap tidak ada lagi nelayan Bintan yang ditangkap di perbatasan, tidak ada lagi konflik ruang laut, dan keamanan laut perbatasan NKRI semakin terjaga karena nelayan dilibatkan sebagai penjaga kedaulatan.

Alreinamedia.com – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) DPD Kabupaten Bintan melaksanakan agenda cukup panjang dalam menyusun dan memetakan wilayah laut dan pesisir Kabupaten Bintan.

Kegiatan Pemetaan Partisipatif bersama nelayan ini difokuskan untuk menjaga keberlangsungan hidup nelayan kecil di wilayah terdepan NKRI.

Ketua DPD KNTI Bintan, Buyung Adly, menegaskan bahwa KNTI sangat konsen sekali dengan masalah perbatasan yang selama ini sering menimpa nelayan kecil.

” KNTI konsen sekali dengan masalah perbatasan yang sering menimpa nelayan kecil, dalam kasus ditangkapnya nelayan Bintan di perbatasan Malaysia dan Singapura. Nelayan kita ditangkap bukan karena mencuri, tapi karena tidak tahu batas dan tidak punya peta yang berpihak pada mereka,” tegas Buyung Adly.

Baca Juga :  Jalan Nelayan Desa Insit Tidak Layak Digunakan Lagi

Menurut Buyung, selama ini nelayan hanya menjadi korban dari tata ruang laut yang dibuat tanpa melibatkan nelayan. Peta pemerintah sering tidak mencatat ruang tangkap tradisional nelayan.

Oleh karena itu, KNTI Bintan bersama nelayan melahirkan peta versi nelayan itu sendiri.

” Kami juga akan memberikan peta ini kepada semua unsur pemerintah daerah bahkan pusat untuk menjadi referensi pemerintah dalam menetapkan aturan dan tata ruang wilayah. Ini peta lahir dari nelayan. Kita selama ini hanya dapat peta dari pemerintah, tapi sekarang KNTI bersama nelayan punya peta sendiri untuk menjaga keberlangsungan nelayan,” lanjutnya.

Buyung menambahkan, peta perjuangan ini tidak hanya untuk kepentingan di Bintan saja.

Baca Juga :  Hasil AFC Champions League: Tampines Rovers dan Al Nassr Menang, Persib Bandung Kuat di Grup G

” Peta ini juga akan kami jadikan rekomendasi dalam pemerintah menyusun RUU Kepulauan dan hal lainnya yang berkaitan dengan nelayan. Ini bukti otentik bahwa laut Bintan adalah ruang hidup nelayan, bukan ruang kosong untuk investasi yang menggusur,” tutup Buyung, (Alek Juve).

Penulis: Alek Riyadi, S.Sos.Editor: Hermansyah.