Berita Utama

Pelantikan Alumni IPB Sumsel: Semangat Baru Majukan Sriwijaya

×

Pelantikan Alumni IPB Sumsel: Semangat Baru Majukan Sriwijaya

Sebarkan artikel ini

Himpunan Alumni IPB Sumatera Selatan: Membawa Energi Baru untuk Kemajuan Daerah

Pelantikan pengurus Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Sumatera Selatan beserta Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Sumatera Selatan yang berlangsung pada Sabtu, 29 November 2025, menandai dimulainya era baru bagi para alumni IPB di wilayah tersebut. Acara yang diselenggarakan di Aula Sudirman Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sumsel, Palembang, ini tidak hanya mengukuhkan kepengurusan baru, tetapi juga menggemakan semangat kebersamaan dan komitmen untuk memajukan Sumatera Selatan.

Salah satu sosok penting dalam momen ini adalah Ibu Asmawaty, yang menjabat sebagai Ketua Himpunan Pengusaha Mikro dan Kecil Indonesia Sumatera Selatan (HIPMIKINDO Sumsel). Beliau, yang juga merupakan alumni IPB, dilantik sebagai Ketua DPC Kota Palembang. Dalam sebuah perbincangan mendalam, terungkap berbagai gagasan dan aspirasi yang dimiliki oleh para alumni IPB untuk Sumatera Selatan.

Semangat Kebersamaan dalam Pelantikan

Ibu Asmawaty menjelaskan bahwa pelantikan ini merupakan hasil dari Musyawarah Daerah Himpunan Alumni IPB DPD Sumsel. Kepengurusan DPD untuk periode 2025-2029 dipimpin oleh Ketua Umum Dedy Saptaria Rosa dan Sekretaris Umum Jewelry Muhammad Qayyuum. Selain DPD, sebanyak 14 DPC di tingkat Kabupaten/Kota juga turut dikukuhkan.

“Kehadiran para pengurus dari berbagai daerah ini memberikan keyakinan kuat bahwa organisasi ini siap bekerja lebih solid dan terarah,” ujar Ibu Asmawaty. “Pelantikan ini bukanlah sekadar seremoni, melainkan awal dari sebuah gerakan yang lebih besar. Kami ingin alumni IPB kembali hadir memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan.”

Kekuatan Jaringan 14 DPC yang Luas

Jaringan alumni IPB di Sumatera Selatan terbentang luas, mencakup 14 DPC yang tersebar dari Kota Palembang hingga Kabupaten Empat Lawang. Kehadiran lengkap dari seluruh DPC ini menunjukkan betapa kuatnya jejaring alumni IPB di seluruh penjuru Sumatera Selatan, baik di pusat perkotaan maupun di daerah-daerah yang menjadi sentra pertanian.

“Jaringan DPC adalah kekuatan utama kami,” ungkap Ibu Asmawaty. “Mereka berada dekat dengan masyarakat dan pemerintah setempat, sehingga program-program yang kami jalankan dapat lebih mudah menjangkau mereka yang paling membutuhkan. Kekuatan jaringan ini menjadi pondasi penting untuk kolaborasi yang lebih luas.”

Program Unggulan yang Berdampak Positif

Selama bertahun-tahun, para alumni IPB di Sumatera Selatan telah aktif menyelenggarakan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, meliputi kegiatan sosial dan edukatif. Beberapa di antaranya adalah donor darah, penanaman pohon langka, virtual bike, bakti sosial, hingga kegiatan santai seperti jalan-jalan pagi di tepi Sungai Musi.

Baca Juga :  Emas Antam Pecahkan Rekor, Naik Rp 103.000 dalam Seminggu

Namun, program yang paling dikenal dan menjadi ikon adalah Festival Buah & Pertanian. Festival ini telah rutin diselenggarakan sejak tahun 2018. Pada tahun 2020, festival ini bahkan berhasil diselenggarakan dalam skala nasional, dan pada tahun 2021, meskipun dihadapkan pada tantangan pandemi, acara ini tetap dilaksanakan secara virtual. Salah satu agenda yang paling dinanti oleh masyarakat dalam festival ini adalah sesi “Makan Duren Sepuasnya”.

“Festival Buah & Pertanian bukan hanya sekadar ajang menikmati buah-buahan,” jelas Ibu Asmawaty. “Ini adalah cara kami mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dunia pertanian. Dan acara ini selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu setiap tahunnya.”

Melalui program-program seperti ini, terlihat jelas bahwa alumni IPB tidak hanya berkontribusi dari sisi teknis, tetapi juga berperan aktif dalam membangun budaya positif dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya sektor pertanian.

Peran Vital Badan Otonom

Gerakan Himpunan Alumni IPB DPD Sumsel didukung penuh oleh beberapa badan otonom yang sangat aktif dan memiliki peran spesifik. Badan-badan ini menjadi mesin penggerak utama dalam pelaksanaan berbagai kegiatan, memastikan bahwa organisasi tidak hanya bergerak dalam gagasan, tetapi juga dalam aksi nyata di lapangan. Badan otonom tersebut meliputi:

  • Alumni Bisnis Cendekia (ABC): Wadah ini menjadi tempat berkumpul dan berkolaborasi bagi para alumni yang berprofesi sebagai pelaku usaha. ABC berfokus pada pengembangan bisnis dan kewirausahaan di kalangan alumni serta masyarakat luas.
  • Aksi Relawan Mandiri (ARM): Badan ini mengkhususkan diri pada kegiatan-kegiatan sosial. ARM memiliki peran penting dalam menjangkau dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan.
  • Koperasi Agri Musi Sejahtera: Koperasi ini berperan sebagai penopang kegiatan ekonomi organisasi. Melalui Koperasi Agri Musi Sejahtera, alumni IPB berupaya menciptakan sinergi ekonomi yang saling menguntungkan dan mendukung keberlanjutan program-program organisasi.

Ibu Asmawaty menegaskan pentingnya peran badan-badan otonom ini. “Badan otonom adalah mesin penggerak kami. Mereka bukan sekadar elemen dekoratif organisasi, melainkan benar-benar bekerja di lapangan,” ungkapnya. Keberadaan badan otonom memastikan bahwa setiap aspek kegiatan, mulai dari bisnis, sosial, hingga ekonomi, dapat berjalan sinergis dan memberikan dampak yang maksimal.

Pembinaan Generasi Muda Melalui IKAMUSI

Komitmen alumni IPB di Sumatera Selatan juga tertuju pada generasi penerus. Melalui organisasi IKAMUSI (Ikatan Mahasiswa Bumi Sriwijaya), para alumni aktif membina mahasiswa asal Sumatera Selatan yang tengah menempuh pendidikan di IPB. Di dalam IKAMUSI, para mahasiswa tidak hanya dibekali dengan pengetahuan akademik, tetapi juga dilatih dalam hal organisasi, kepemimpinan, dan kerja sosial.

Baca Juga :  Inara Vs Virgoun: Hak Asuh Anak, Komnas PA Turun Tangan

“Mahasiswa adalah masa depan Sumatera Selatan,” ujar Ibu Asmawaty ketika ditanya mengenai program pembinaan ini. “Jika sejak dini mereka ditempa dengan baik, kelak mereka akan kembali ke daerah asal bukan hanya membawa ijazah, tetapi juga karakter yang kuat dan kapasitas yang mumpuni.” Pendekatan ini mencerminkan filosofi investasi jangka panjang yang dipegang teguh oleh alumni IPB, yaitu membangun generasi penerus yang siap membawa perubahan positif.

Dukungan untuk Program Sumsel Mandiri Pangan

Dengan jaringan yang sangat luas mencakup 14 kabupaten/kota dan didukung oleh kompetensi alumni yang beragam di bidang pertanian, pangan, hingga teknologi, Himpunan Alumni IPB Sumatera Selatan menyatakan kesiapannya untuk mendukung program “Sumsel Mandiri Pangan”. Potensi besar yang dimiliki oleh para alumni IPB, yang tidak hanya ahli teori tetapi juga pelaku lapangan, menjadi modal berharga dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan di Sumatera Selatan.

“Kami memiliki potensi yang sangat besar,” kata Ibu Asmawaty. “Alumni IPB siap memberikan dukungan penuh kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan di Sumatera Selatan.” Kesiapan untuk berkolaborasi ini membuka harapan baru yang signifikan bagi penguatan sektor pangan di wilayah tersebut.

Semangat Baru untuk Masa Depan Sumatera Selatan

Pelantikan pengurus ini lebih dari sekadar pergantian kepemimpinan. Ia menjadi momentum penting untuk menumbuhkan sebuah gerakan yang lebih besar, yang lahir dari rasa kepemilikan dan dedikasi untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi Sumatera Selatan.

“Kami ingin alumni IPB dikenal bukan hanya karena almamaternya, tetapi karena kontribusi nyata yang kami berikan,” pungkas Ibu Asmawaty dalam percakapan penutup. “Sumatera Selatan adalah rumah kita bersama. Sudah menjadi kewajiban kita untuk turut menjaganya dan berkontribusi pada kemajuannya.” Kalimat ini merangkum dengan sempurna semangat baru yang kini tengah bergelora di kalangan alumni IPB Sumatera Selatan.

Perjalanan Himpunan Alumni IPB Sumatera Selatan kini memasuki babak baru yang menjanjikan. Dengan fondasi yang kokoh berupa jaringan yang kuat, program-program yang berdampak, komitmen terhadap pembinaan generasi muda, serta kesiapan untuk berkolaborasi dengan pemerintah, para alumni IPB optimis dapat membawa Sumatera Selatan menuju masa depan yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera.