Alreinamedia.com Pekanbaru – Jajaran Kepolisian Sektor Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau meAMekuk dua orang tersangka pelaku perampok uang suAMangan warga etnis Tionghoa sejumlah Rp27 juta untuk Vihara Pala Dharma.
“Senin (3/4) sekira pukul 11.30 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku Tindak Pidana Curat itu,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Riau, KoAMes Pol Guntur Aryo Tejo di Pekanbaru, Selasa (4/4).
Tersangka yang ditangkap adalah WA (20) dan ED (21) setelah kejadian pada Sabtu 1 April 2017 itu. Barang buktinya berupa uang tunai sebesar Rp27 juta yang dirampok saat ibadah seAMahyang Kubur di Kepenghuluan Teluk Pulai Kecamatan Palika.
Kronologis kejadiannya korban Acin (47) dan saksi Aseng waktu itu ditunjuk sebagai Ketua Pekong Vihara Pala Dharma untuk menerima dan mengumpulkan suAMangan dari masyarakat Tionghoa. Uang itu untuk biaya melaksanakan kegiatan seAMahyang kubur. “Pada saat korban dan saksi lagi sibuk mencatat dan mengumpulkan uang suAMangan. Kemudian uang itu dimasukan ke dalam kaleng bekas susu yang diletakkan di atas meja,” ujar Guntur.
Lalu tiba-tiba datang dua orang laki-laki tidak dikenal yang merampas kaleng berisi uang suAMangan, kemudian para tersangka kabur meAMawa kaleng berisi uang dan korban serta saksi berusaha mengejar. “Namun usaha mereka tidak berhasil, setelah itu korban dan saksi berteria. Mendengar teriakan tersebut warga ikut mengejar tapi juga tidak berhasil karena tersangka lari ke arah semak menuju ke laut,” ucap Guntur.
Korban merasa dirugikan dan melaporkan ke Polsek untuk ditindaklanjuti. Berdasarkan laporan tersebut anggota Polsek Panipahan melakukan pengejaran dengan cara mengikuti jejak kaki para tersangka ke semak-semak arah laut. “Sebagian anggota bersama masyarakat mengejar dari darat. Anggota juga telah menyebarkan ke warga tentang ciri-ciri tersangka,” kata Kabid Humas.
Akhirnya sekira pukul 16.00 WIB salah satu pelaku ED berhasil ditangkap di PT HPP, Wilayah Panai Hilir Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara. Tak lama setelah itu ditangkap juga WA tak jauh dari lokasi pertama.(AM/okezone)
















