Alrienamedia.com-Natuna, Program sertifikasi halal gratis yang digulirkan pemerintah mendapat sambutan positif dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Bunguran Timur. Para pelaku usaha menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas inisiatif Presiden Prabowo Subianto, serta kepada Pemerintah Kabupaten Natuna di bawah kepemimpinan Bupati Cen Suilan yang telah memfasilitasi program ini hingga bisa dirasakan langsung manfaatnya.
Camat Bunguran Timur, Suparman saat dikonfirmasi Selasa (30/9/25) menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya sertifikasi halal. Ia menilai kebijakan tersebut mampu meningkatkan daya saing produk lokal, menjamin perlindungan konsumen Muslim, sekaligus mendorong semangat kewirausahaan di daerah.
“Kami di Pemerintah Kecamatan Bunguran Timur sangat mendukung program sertifikasi halal ini, terutama bagi pelaku usaha kecil. Ini bukan hanya kewajiban undang-undang, tetapi juga cara agar produk kita bisa lebih diterima di pasar nasional maupun internasional,” ujar Suparman, Selasa (30/9).
Suparman menambahkan, saat ini masih banyak produk UMKM di Bunguran Timur yang belum bersertifikat halal. Dengan adanya program gratis, ia berharap pelaku usaha segera memanfaatkan kesempatan tersebut.
“Karena gratis, kami mengimbau UMKM untuk segera mengurus sertifikasi halal. Jangan ditunda, karena kewajiban ini berlaku khususnya untuk makanan, minuman, dan produk hasil sembelihan,” tegasnya.

Senada, Kepala Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) Mathla’ul Anwar Kabupaten Natuna, Arizki Fil Bahri, menjelaskan bahwa sertifikasi halal telah diatur dalam UU No. 33 Tahun 2014 dan PP No. 39 Tahun 2021. Tahap awal fokus pada produk makanan, minuman, bahan tambahan, serta hasil sembelihan.
“Ada dua skema, yaitu program gratis yang kuotanya terbatas, serta program mandiri yang berbayar. Karena itu kami dorong UMKM segera mendaftar agar tidak kehabisan kuota,” jelasnya.
Manfaat sertifikasi halal benar-benar dirasakan para pelaku usaha. Rodi Hartono, seorang pengusaha kuliner di Bunguran Timur, menilai kebijakan ini memberikan kepastian bagi konsumen sekaligus membuka peluang lebih luas untuk produk lokal.
“Sertifikasi halal membuat produk kami lebih dipercaya konsumen. Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo atas inisiatif ini, dan kepada Bupati Cen Suilan serta Pemkab Natuna yang membantu memfasilitasi. Dukungan ini sangat berarti bagi kami para pelaku usaha kecil,” ucapnya.
Rodi menambahkan, kehadiran program tersebut memberi motivasi baru bagi para pedagang untuk mengembangkan usaha mereka, karena merasa diperhatikan oleh pemerintah.
Program sertifikasi halal gratis diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan UMKM Natuna, sehingga produk lokal mampu naik kelas dan bersaing tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar global. (Herman)

















