Berita UtamaKepriNatunaNews

Warga Resah, Seorang Pemuda Misterius di Amankan Satpol PP

×

Warga Resah, Seorang Pemuda Misterius di Amankan Satpol PP

Sebarkan artikel ini
Gambar merupakan Ilustrasi pada berita (Foto: Alreinamedia.com)

Alreinamedia.com-Natuna, Masyarakat Kota Ranai, Kabupaten Natuna, dibuat resah dengan keberadaan seorang pemuda berinisial M.Y, asal Provinsi Riau, yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Pemuda tersebut kerap terlihat berkeliaran di sekitar Pantai Piwang hingga masuk ke kawasan pemukiman warga.

Fadli, salah satu warga Kota Ranai saat dikofirmasi Minggu (8/6/25) menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi tersebut. Ia meminta pemerintah setempat, khususnya Kecamatan Bunguran Timur, untuk bertindak cepat dan tidak menunggu hingga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kami berharap ada tindakan nyata dari pemerintah. Jangan nanti kalau sudah terjadi sesuatu, baru sibuk. Tolong diamankan dulu dan pastikan, apakah benar dia ODGJ atau ada motif lain,” kata Fadli.

Baca Juga :  PSDKP: Kami Tidak Pernah di Undang Secara Resmi Terkait Pertemuan di Bunguran Utara

Fadli juga menyinggung soal maraknya kejahatan terselubung yang kerap mengatasnamakan kondisi sosial atau kejiwaan sebagai dalih, di tengah tekanan ekonomi dan sosial saat ini.

Menanggapi keresahan warga, Plt. Camat Bunguran Timur, Suparman, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari dua kelurahan, yakni Ranai Kota dan Batu Hitam, terkait keberadaan MY. Ia mengatakan bahwa MY sempat diamankan oleh Satpol PP setelah sebelumnya menginap di sebuah penginapan di dekat Tugu Cangkul.

“MY mengaku pernah bekerja di kapal cumi dan ditelantarkan di Natuna. Ia sempat berada di Selat Lampa, kemudian diantar oleh seseorang ke Kota Ranai. Karena dianggap meresahkan, maka ia sudah diamankan oleh Satpol PP dan akan segera dipulangkan,” jelas Suparman saat dikonfirmasi awak media pada Minggu (8/6/25)

Baca Juga :  Espanyol 0-2 Barcelona: Blaugrana Teruskan Dominasi

Pemulangan MY, lanjut Suparman, dilakukan setelah pihak kecamatan berkoordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Natuna yang bersedia membantu biaya kepulangannya.

Namun saat ditanya soal pemeriksaan kesehatan jiwa secara resmi terhadap MY, Suparman mengaku belum ada pemeriksaan medis secara menyeluruh.

“Secara medis memang belum diperiksa, tapi dugaan dia ODGJ itu sudah sangat kuat,” Pungkasnya (Arizki)