Alreinamedia.com-Natuna, Sungguh terlalu kelakukan wakil rakyat DPRD Propinsi Kepulauan Riau Dapil 7.
Anggota dewan yang notabennya adalah wakil rakyat, sekaligus berfungsi sebagai pengawas kebijakan Pemerintah, harusnya saat dikonfirmasi oleh awak media tidak tiba-tiba langsung mendadak rapat.
Sebab awal awak media ini menghubungi mustamin bakri Jumat (22/3/24) awak media ini, awalnya mempertanyakan kabar beliau dan dijawab dalam keadaan sehat dan sedang tidak ada kesibukan.
Tetapi disaat awak media ini, mempertanyakan mengenai kenapa hingga sekarang pelabuhan fery sedanau yang sempat diresmikan, lalu kembali dianggarkan lagi yang hingga kini tak kunjung di gunakan, mustamin tiba-tiba mendadak rapat dan menyampaikan bahwa beliau saat ini sedang rapat di Pekanbaru dan nantinya akan menghubungi kembali.
Tetapi hingga pukul 18:57 Wib, awak media Alreina belum juga dihubungi oleh Anggota Dewan Propinsi kepri tersebut politisi dari Partai Golkar.
Berdasarkan data yang dihimpun awak media ini pelabuhan HDPE yang dibangun di Kecamatan Bunguran Barat tersebut dibangun sejak Tahun 2022 yang lalu dengan nilai Rp 2.2 Milyar yang dikerjakan oleh CV.Teluk Sangki Bahari dan diresmikan oleh Gubernur Kepri pada tahun 2023.
Tidak sampai disitu saja, anehnya pelabuhan yang baru diresmikan tersebut, sejak diresmikan belum juga dimanfaatkan malahan ditahun yang sama diresmikan, pelabuhan HDPE tersebut kembali mendapatkan suntikan dana sebesar 175 juta rupiah
Alazi selaku kepala Dinas Perhubungan kabupaten Natuna, saat dikonfirmasi awak media ini Jumat (22/3/24) menuturukan , mengenai pelabuhan HDPE sedanau itu, merupakan milik Propinsi Kepri, jadi mengenai kenapa hingga sekarang fery tersebut belum melayani penumpang dipelabuhan tersebut, ya saya selaku Kepala Dinas Perhubungan tidak berani berkomentar, sebab itu milik Propinsi jadi silahkan tanyakan kepropinsi Terang Alazi sapaan akrab kepala Dinas Perhubungan Natuna
Hingga berita ini diterbitkan awak media ini sudah berupaya menghubungi kepala Dinas Propinsi Kepri tapi belum dijawab dan status panggilan masuk (Arizk)

















