Alreinamedia.com-Natuna, Barang antik berupa keris merupakan benda cagar budaya yang harus dilindungi secara khusus oleh Negara.
Oleh karena itu, menjaga dan melindungi barang antik bukan hanya masalah pelestarian benda mati, tetapi juga tentang pelestarian identitas, pengetahuan, dan kekayaan budaya yang penting bagi kelangsungan dan pemahaman kita tentang masa lalu.
Melindungi barang antik adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa warisan ini tetap hidup dan berharga bagi masa depan. Ujar Danlanud RSA Kolonel (Pnb) Dedy Iskandar saat membuka konfrensi Pers di Gedung Graha Serasan Senin (15/7/24)
Selanjutnya Danlanud RSA juga menuturkan “bahwa awal mulanya penemuan barang antik tersebut, dikarenkan adanya kecurigaan oleh Pihak bandara Raden Sadjad, terkait 3 Kotak yang akan diterbangkan menggunakan maskapi Nam Air, tujuan Natuna-Batam dan selanjutnya Batam- Jakarta pada tgl 13 Juli 2024, yang mana barang tersebut dikirim melalui Kargo ekpedisi JNE Natuna.”
“Lalu setelah tim kami menyelidiki mengenai siapa dan penerima barang tersebut, setelah di hubungi pihak pengirim, mengatakan dia tinggal diwilayah Palembang dan penerima diwilayah cimahi tebing tinggi terang Kolonel (Pnb) Dedy Iskandar”
Saat awak media ini mempertanyakan apakah proses penyelidikan akan sampai disini saja, lalu barang tersebut langsung di serahkan ke Dinas Pendidikan Kebudayaan Natuna ?
Kolonel (Pnb) Dedy Iskandar langsung secara tegas mengatakan “tidak” kami akan terus melakukan penyelidikan bersama Polres Natuna, yang mana kemaren saya juga telah ditemui oleh Mr X yang meminta pertolongan mengenai barang tersebut dan karena ini adalah warisan Negara,!maka secara tegas saya mengatakan bahwa hukum harus ditegakan dan indentitas Mrx tersebut sudah saya berikan kepada Intelejen Lanud RSA Tegas Danlanud
Terpisah Hendra Kusuma selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Natuna saat memberikan sambutanya Senin (15/7/24) mengapresiasi kinerja Lanud RSA yang mana telah berhasil menyelamatkan warisan Budaya sehingga barang yang memiliki nilai ekonomis ini, tidak keluar dari Kabupaten Natuna. Untuk itu setelah barang ini diserahkan kepada kami, maka 4 Keris ini, akan kita letakan di museum Natuna untuk bisa dilihat bersama-sama Pungkas Hendra Kusuma
Hadir dalam kegiatan Konfrensi Pers tersebut Perwakilan Polres Natuna (Arizki)

















