Alreinamedia, Batam – Seorang Bintara Remaja, Bripda NS, meninggal dunia usai diduga menjadi korban penganiayaan oleh rekan polisi.
Peristiwa dugaan penganiayaan maut tersebut pecah pada Senin (13/4/2026) menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.50 WIB.
Meski sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Batam, nyawa Bripda NS tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB dini hari.
Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, bereaksi keras atas insiden berdarah di internal institusinya tersebut.
Ia memastikan proses hukum akan berjalan tanpa kompromi.
“Kami akan memproses perkara ini secara tegas dan tuntas, baik melalui jalur pidana maupun kode etik. Sanksi berat termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) akan dijatuhkan apabila terbukti,” kata Irjen Asep, Selasa (14/4/2026).
Sejauh ini, polisi telah bergerak cepat mengamankan oknum yang terlibat.
Tak hanya satu orang, beberapa anggota lainnya juga ikut diperiksa intensif.
Polisi telah mengamankan satu orang yang diduga kuat sebagai pelaku utama penganiayaan.

















