Kriminal

Bripda NS Tewas Diduga Dianiaya Sesama Polisi, Kapolda Kepri: Sanksi PTDH

×

Bripda NS Tewas Diduga Dianiaya Sesama Polisi, Kapolda Kepri: Sanksi PTDH

Sebarkan artikel ini
Bripda NS
Jenazah Bripda NS dibawa kepada pihak keluarga jelang pemakaman. (Foto: Ist)
Bripda NS
Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin angkat bicara soal tewasnya bintara remaja Bripda NS yang diduga dianiaya rekan polisi. Asep menjamin tidak ada fakta yang ditutup-tutupi dari publik maupun pihak keluarga terkait kasus tersebut. (Foto: Ist)

Selain pelaku utama, tiga anggota polisi lainnya juga diamankan karena berada di lokasi kejadian saat peristiwa terjadi.

Untuk memastikan penyebab kematian secara ilmiah, Polda Kepri menggandeng tim forensik dari FK UI RSCM dan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia.

Kasus ini tidak hanya berhenti di pelanggaran etik, tapi sudah masuk ke tahap penyidikan pidana di Ditreskrimum Polda Kepri.

Irjen Asep tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan di dalam institusi.

Ia menjamin keterbukaan informasi kepada publik dalam penanganan kasus ini.

“Tidak ada yang ditutup-tutupi dalam penanganan kasus ini. Ini menjadi duka bagi kami seluruh jajaran Polda Kepri,” ungkapnya.

Kabid Propam Polda Kepri, Kombes Eddwi Kurniyanto, menyebut saat ini pihaknya masih mendalami motif di balik penganiayaan tersebut.

Baca Juga :  DNA Lula Lahfah di Whip Cream? Polisi Ungkap Darah di Sprei & Tisu

“Kami terus mendalami untuk memastikan penyebab kematian serta peran masing-masing pihak. Proses berjalan profesional,” kata Eddwi.

Jenazah Bripda NS kini telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah melalui proses autopsi.

Polda Kepri pun menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada keluarga korban atas kejadian tragis yang melibatkan sesama anggota polisi tersebut.