Kriminal

Bukti Baru: Lee Yi Kyung Dituding Balik Usai Bantah Tuduhan

×

Bukti Baru: Lee Yi Kyung Dituding Balik Usai Bantah Tuduhan

Sebarkan artikel ini

Tuduhan Pelecehan Seksual: Pernyataan Terbaru Korban dan Langkah Hukum yang Diambil

Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan aktor ternama Korea Selatan, Lee Yi Kyung, kembali mencuat ke permukaan. Seorang perempuan asal Jerman yang mengidentifikasi dirinya sebagai “A” baru-baru ini merilis pernyataan lanjutan yang mengungkap detail baru mengenai pengalamannya. Pernyataan ini datang seiring dengan persiapan A untuk mengajukan gugatan balik terhadap sang aktor, sebuah langkah yang diambil atas arahan dari pihak kedutaan.

Kronologi Pengiriman Bukti ke Agensi

Pada Minggu, 4 Januari 2026, A kembali memberikan keterangan melalui unggahan panjang di akun media sosialnya. Ia merinci kronologi awal yang mendorongnya untuk mengirimkan email berisi bukti-bukti dugaan pelecehan seksual kepada agensi Lee Yi Kyung.

“Sebelumnya saya telah menyampaikan bahwa saya mengirimkan email ke kantor agensi aktor tersebut pada bulan Mei. Email tersebut berisi tangkapan layar yang berkaitan dengan pernyataan dan foto sang aktor yang bersifat seksual. Materi yang saya lampirkan mencakup tangkapan layar panggilan VoisTalk yang saya terima dari aktor tersebut, tangkapan layar percakapan di mana saya menjelaskan bahwa saya tidak dapat menjawab panggilan pada saat itu, serta tangkapan layar upaya panggilan yang dibagikan kepada orang lain beserta tanggal kejadiannya,” tulis A dalam pernyataannya.

Tindakan ini menunjukkan bahwa A telah berusaha mendokumentasikan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang dalam industri hiburan sejak awal. Pengiriman bukti secara elektronik menjadi langkah awal yang diambil untuk memastikan adanya catatan resmi mengenai dugaan pelecehan tersebut.

Baca Juga :  PGN dan BRIN Ubah Sampah Plastik Jadi Bahan Bakar Atasi Krisis Energi Karimunjawa

Ancaman yang Diterima Pasca Laporan

A mengungkapkan bahwa setelah emailnya diterima oleh agensi, Lee Yi Kyung justru menghubunginya secara langsung. Pesan yang dikirimkan oleh sang aktor disebut bernada ancaman, yang kemudian menimbulkan tekanan mental signifikan bagi A. Situasi inilah yang membuat A awalnya ragu untuk melanjutkan laporannya ke agensi dan justru mempertimbangkan untuk menarik kembali email yang telah dikirimnya.

Dalam pesannya kepada A, Lee Yi Kyung diduga menyatakan, “Karena kamu mengirim email ke kantor agensi, informasi pribadimu akan terungkap. Ini adalah tindakan kriminal yang dapat diselidiki dengan menunjuk seorang pengacara. Aku mungkin harus bertemu dengan jurnalis karenamu. Aku menganggapmu sebagai adik perempuan yang dekat dan berbagi kehidupan sehari-hari untuk waktu yang lama. Jadi kenapa kamu melakukan ini?”

Pesan bernada ancaman ini menjadi poin krusial yang memperumit situasi. Alih-alih memberikan klarifikasi atau penjelasan, sang aktor justru diduga menggunakan taktik intimidasi, yang semakin menekan korban dan membuatnya merasa tidak aman untuk melanjutkan proses pelaporan.

Persiapan Gugatan Hukum Sesuai Arahan Kedutaan

Menutup pernyataannya, A menegaskan kembali komitmennya untuk menempuh jalur hukum. Ia mengakui bahwa tidak semua tangkapan layar dari seluruh percakapan dapat disertakan karena ia telah mengganti ponselnya pasca kejadian tersebut, sehingga percakapan di ruang obrolan (room chat) tersebut tidak lagi tersimpan di perangkatnya saat ini.

“Kredibilitas percakapan dan materi akan diverifikasi selama penyelidikan oleh pihak berwenang. Tangkapan layar yang terlampir sama sekali tidak dipalsukan. Saya sedang meninjau dan mempersiapkan prosedur hukum yang diperlukan sesuai dengan arahan dari kedutaan. Selain itu, jika pelaku ingin mengklarifikasi kebenaran kasus ini, saya meminta agar mereka bekerja sama dengan sungguh-sungguh melalui prosedur forensik yang mungkin dilakukan,” ujar A.

Baca Juga :  Kasus Inara-Insanul: KUA Medan & Buku Nikah Wardatina Diperiksa Polisi

Langkah A untuk mempersiapkan laporan hukum sesuai arahan kedutaan menunjukkan keseriusan dan tekadnya untuk mencari keadilan. Dukungan dari institusi kedutaan memberikan kekuatan tambahan bagi A dalam menghadapi proses hukum yang mungkin akan panjang dan rumit.

Sebelumnya, pada Oktober 2025, A sempat menjadi sorotan publik setelah mengklaim telah bertukar pesan bersifat seksual eksplisit dengan Lee Yi Kyung. Namun, ia kemudian meminta maaf dan menyatakan bahwa unggahannya tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Kini terungkap bahwa alasan di balik perubahan pernyataan tersebut adalah tekanan yang ia rasakan akibat pesan ancaman dari Lee Yi Kyung.

A menegaskan kembali kebenaran dan keaslian bukti-bukti yang telah dilampirkannya, menyatakan bahwa tidak ada manipulasi yang dilakukan. Sementara itu, pihak Lee Yi Kyung dilaporkan telah menyelesaikan laporan hukum terkait pencemaran nama baik dan kini menunggu hasil investigasi lebih lanjut.

Berbagai klarifikasi dan bantahan telah dilayangkan oleh agensi Lee Yi Kyung terkait tudingan-tudingan yang muncul, termasuk isu yang menyindir Yoo Jae Suk dan klaim tentang penggunaan AI dalam pernyataan soal chat pelecehan. Namun, dengan adanya pernyataan terbaru dari A dan langkah hukum yang disiapkannya, kasus ini diprediksi akan terus berkembang dan membutuhkan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kebenaran yang sesungguhnya.