Pengakuan Mengejutkan: Denada Akui Ressa Rizky Rossano Sebagai Anak Setelah 24 Tahun
Kasus yang melibatkan penyanyi Denada dan seorang pemuda bernama Ressa Rizky Rossano akhirnya menemui babak baru. Setelah sekian lama bungkam dan menjadi sorotan publik, Denada akhirnya memberikan pengakuan bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. Pengakuan ini datang setelah Ressa melayangkan gugatan terkait dugaan penelantaran anak ke Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Selama 24 tahun hidupnya, Ressa Rizky Rossano tidak pernah mendapatkan pengakuan sebagai darah daging Denada. Ia justru dibesarkan dan diasuh oleh Dino Rossano Hansa, yang merupakan adik dari mendiang Emilia Contessa, ibunda Denada. Tuntutan Ressa untuk mendapatkan pengakuan sebagai anak kini berujung pada proses hukum.
Meskipun pengakuan telah diberikan, Denada melalui kuasa hukumnya, Muhammad Iqbal, mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Ressa yang memilih untuk membahas masalah keluarga ini di ranah publik, khususnya melalui podcast. Iqbal menyayangkan langkah Ressa tersebut, terutama saat proses mediasi masih berjalan.
“Kemarin kan masa mediasi tiga minggu ya lamanya. Nah dalam kurun waktu tiga minggu itu sebetulnya kan aku pengin para pihak ini calling down, introspeksi diri,” ujar Iqbal. Ia berharap agar kedua belah pihak dapat menahan diri dan melakukan refleksi. “Ibaratnya ada yang salah ya ayo ditata lagi kan gitu, sehingga nanti ada komunikasi yang baik,” tambahnya.
Menurut Iqbal, Denada merasa kecewa karena masalah keluarga yang sudah masuk ranah pengadilan justru diumbar menjadi konsumsi publik. “Namun di masa mediasi ini saya penginnya kan kayak masa tenang gitu loh,” tutur Iqbal. Ia menambahkan, “Tapi pihak penggugat malah manuver kayak podcast, ngomong sana sini sehingga ya gimana tujuan mediasinya ya nggak tercapai. Sehingga ya kayak Denadanya juga aduh kok gini.”
Mediasi Gagal, Kasus Menuju Persidangan
Proses mediasi yang telah dijadwalkan untuk menyelesaikan gugatan penelantaran anak antara Denada dan Ressa Rizky Rossano akhirnya berakhir tanpa hasil. Mediasi terakhir yang digelar pada Kamis, 29 Januari 2026, tidak menemui kesepakatan antara kedua belah pihak. Akibatnya, kasus dugaan penelantaran anak ini akan berlanjut ke tahap persidangan.
Hal ini dibenarkan oleh Muhammad Iqbal, kuasa hukum Denada. “Mediasi tadi gagal, tadi mediasi terakhir,” ujar Iqbal, mengutip dari kanal YouTube Reyben Entertainment. Kegagalan mediasi ini menandakan bahwa penyelesaian kasus ini akan ditentukan melalui jalur hukum formal.
Bantahan Denada: Bukan Menelantarkan, Tetapi Membiayai
Di tengah ramainya pemberitaan dan tudingan penelantaran, pihak Denada melalui kuasa hukumnya dengan tegas membantah tudingan tersebut. Iqbal menekankan bahwa Denada tidak hanya mengakui Ressa sebagai anaknya, tetapi juga telah memberikan biaya dan fasilitas selama ini.
“Masalah mengakui atau tidak itu saya garis bawahi ya, Ressa ini bukan sekadar diakui atau gimana sebagai anak ya, bahkan dibiayai, difasilitasi, disekolahkan. Namun kok tiba-tiba ada gugatan ini kan aneh,” jelas Iqbal. Ia menambahkan bahwa Denada merasa ada kejanggalan atas gugatan yang dilayangkan Ressa, mengingat selama ini ia telah berperan aktif dalam pembiayaan Ressa sejak kecil.
Bahkan, Iqbal mengungkapkan bahwa Emilia Contessa, ibunda Denada yang telah meninggal dunia, juga turut berperan dalam membiayai Ressa. “Mulai (Ressa) kecil, baik Mbak Denada, baik ibunya Emilia Contessa (membiayai Ressa),” ungkap Iqbal. Pernyataan ini bertujuan untuk mengklarifikasi bahwa Denada tidak pernah menelantarkan Ressa, melainkan memberikan dukungan finansial dan fasilitas pendidikan.

Momen Haru Denada di Panggung Televisi
Di tengah memanasnya pemberitaan mengenai kasus ini, Denada terlihat masih aktif tampil di layar kaca. Dalam sebuah tayangan program DMD Panggung Rezeki yang disiarkan oleh MNC TV pada Rabu, 28 Januari 2026, Denada tampak menangis tersedu-sedu.
Momen tersebut menarik perhatian rekan-rekannya di acara tersebut, termasuk pedangdut Iis Dahlia dan presenter Caren Delano, yang segera menghampirinya untuk memberikan dukungan. Host acara, Irfan Hakim, juga turut mendekat dan berusaha menenangkan Denada.
Penyebab pasti tangisan Denada tidak diungkapkan secara gamblang. Namun, Irfan Hakim memberikan pernyataan yang menenangkan, mengatakan bahwa mereka sebagai rekan kerja sudah seperti keluarga dan tidak akan mencari tahu lebih jauh. “Walaupun bagaimana, kami ini sudah seperti keluarga. Apa yang terjadi di antara kami itu… Kami di sini enggak ada yang mencari tahu karena kami tahu pasti ada cerita yang akan diungkap,” ucap Irfan. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa Denada mungkin sedang menghadapi tekanan emosional terkait masalah pribadinya.
















