Kriminal

Elf Tabrak Mobil Travel 12 Penumpang, Terjun ke Jurang

×

Elf Tabrak Mobil Travel 12 Penumpang, Terjun ke Jurang

Sebarkan artikel ini

Tragedi di Salawu: Mobil Travel Terjun ke Jurang, 12 Penumpang Selamat Meski Luka-Luka

Malam yang seharusnya tenang di Jalan Raya Salawu, Tasikmalaya, pecah seketika oleh suara jeritan histeris pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 22.30 WIB. Sebuah mobil travel jenis Daihatsu Granmax, yang membawa belasan penumpang, terjun bebas ke dalam jurang yang curam setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil Elf. Peristiwa nahas ini terjadi di Jembatan Kampung Puncaklimus, Desa Kutawaringin, Kecamatan Salawu, meninggalkan pemandangan mengerikan dengan mobil bernomor polisi D 1013 AHN itu mendarat di dasar jurang dalam posisi moncong menghunjam tajam.

Evakuasi Dramatis di Tengah Kegelapan

Petugas dari Pospam Tapal Kuda, yang kebetulan bersiaga tak jauh dari lokasi kejadian, segera bergerak cepat merespons panggilan darurat. Proses penyelamatan berlangsung penuh drama dan tantangan. Petugas harus berjuang keras menuruni tebing curam dalam kegelapan malam untuk mencapai para korban yang terjebak di dalam kabin mobil yang ringsek.

“Situasi sempat sangat mencekam karena para korban yang masih terjebak terus menjerit histeris,” ungkap Ipda Hendi, SH, Pawas Polres Tasikmalaya, yang memimpin langsung upaya evakuasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia menambahkan bahwa total ada 12 orang di dalam mobil Granmax tersebut, termasuk sang pengemudi. Suara kepanikan dan rasa sakit yang terdengar dari dasar jurang menambah ketegangan suasana.

Baca Juga :  Kasus Levi: AKBP Basuki Belum Jadi Tersangka, Keluarga Menanti

Kronologi Kecelakaan Maut

Menurut keterangan awal, kecelakaan bermula ketika mobil Granmax hitam yang dikemudikan oleh Andika sedang melaju dari arah Salawu menuju Garut. Saat memasuki area turunan dan tikungan tajam tepat di atas jembatan, mobil tersebut diduga terlalu melebar ke sisi kanan jalan.

Pada saat yang bersamaan, sebuah mobil Elf datang dari arah berlawanan. Tabrakan tak terhindarkan. Senggolan keras membuat mobil Granmax kehilangan kendali. Kendaraan tersebut kemudian menghantam besi pembatas jembatan hingga jebol, dan tanpa ampun, meluncur jatuh ke dalam jurang di bawahnya.

Keajaiban di Balik Reruntuhan

Meskipun kondisi mobil travel mengalami kerusakan yang sangat parah, sebuah keajaiban menyertai para penumpangnya. Syukurlah, tidak ada korban jiwa dalam insiden tragis ini. “Alhamdulillah, tidak ada korban meninggal dunia,” ujar Ipda Hendi dengan nada lega. Ia melanjutkan bahwa beberapa penumpang mengalami luka berat, sementara sisanya menderita luka ringan dan lecet-lecet akibat benturan dan terjangan material saat mobil jatuh.

Seluruh korban, yang diketahui merupakan warga Karangnunggal dan sedang dalam perjalanan menuju Bekasi untuk mencari nafkah, segera dievakuasi. Mereka dibawa ke RS KHZ Mustafa untuk mendapatkan penanganan medis intensif dan perawatan lebih lanjut. Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur-jalur berbahaya yang memiliki kontur jalan yang ekstrem.

Baca Juga :  8 Fakta Mengejutkan Broken Strings: Aurelie Moeremans Ungkap Pelecehan Anak

Dampak dan Imbauan

Kecelakaan ini tidak hanya menimbulkan kepanikan dan luka fisik bagi para korban, tetapi juga menjadi perhatian serius bagi pihak kepolisian dan masyarakat setempat. Pihak berwenang terus melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan memastikan faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi.

  • Kondisi Jalan: Jalur Salawu menuju Garut dikenal memiliki beberapa titik rawan kecelakaan karena medannya yang berliku dan menurun tajam.
  • Kecepatan Kendaraan: Pengendara yang memacu kecepatan tinggi, terutama di tikungan, sangat berisiko kehilangan kendali.
  • Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, termasuk sistem pengereman dan ban, sebelum melakukan perjalanan jauh.
  • Fokus Pengemudi: Pengemudi harus selalu fokus dan menghindari segala bentuk distraksi saat berada di balik kemudi.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas, terutama saat melintasi daerah pegunungan atau daerah dengan kontur jalan yang menantang. Keselamatan adalah prioritas utama, dan kecelakaan seperti ini seharusnya menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Upaya penyelamatan yang sigap oleh petugas Pospam Tapal Kuda patut diapresiasi, menunjukkan dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.