JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Senin (13/4/2026). Meskipun demikian, beberapa saham seperti MEDC, DSNG, hingga PTBA masih mencatatkan penguatan pada sesi pagi.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks yang merupakan hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia dibuka melemah sebesar 0,94% ke level 492,72. Dari 27 konstituen, sebanyak 8 saham menguat, 18 melemah, dan 1 saham stagnan.
Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) yang naik 3,86% ke Rp1.615. Diikuti oleh saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) yang naik 1,81% ke Rp1.690, serta saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) yang naik 1,73% ke Rp2.940. Selain itu, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) juga menguat sebesar 1,23% ke Rp2.470.
Beberapa saham lainnya juga mengalami penguatan, antara lain:
PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) naik 1,04% ke Rp1.935
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) naik 0,56% ke Rp1.790
PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) naik 0,51% ke Rp990
Saham PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) menguat 0,26% ke Rp1.905
Di sisi lain, pelemahan harga saham terjadi pada beberapa emiten. Saat ini, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menjadi saham yang paling turun, yaitu 2,03% ke Rp6.025. Berikut daftar saham-saham yang melemah:
PT Astra International Tbk. (ASII) turun 1,98% ke Rp6.175
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) turun 1,87% ke Rp3.150
* Saham PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) turun 1,64% ke Rp1.200
Selain itu, pelemahan juga dialami oleh:
PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 1,49% ke Rp6.600
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) turun 1,43% ke Rp1.035
PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) turun 1,34% ke Rp1.470
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) turun 1,34% ke Rp3.680
Pelemahan juga terjadi pada saham PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang turun 1,28% ke Rp30.900, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turun 1,08% ke Rp3.670, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) turun 1,07% ke Rp4.620, dan saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) turun 0,94% ke Rp2.100.
Menurut Phintraco Sekuritas dalam riset harian mereka, perkembangan gencatan senjata AS-Iran akan tetap menjadi fokus utama bagi pasar global. Mereka menyebut bahwa negosiasi antara AS dan Iran di Islamabad akhir pekan lalu tidak mencapai kesepakatan, sehingga mengancam gencatan senjata selama dua minggu. Menurut delegasi AS, Iran tidak menerima persyaratan untuk berkomitmen tidak akan mengupayakan senjata nuklir.
Meski ada sentimen global, Phintraco Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG secara teknikal memiliki peluang untuk menguji level 7.500-7.600.
Selain itu, BEI telah mengumumkan akan melakukan delisting terhadap 18 emiten yang akan berlaku efektif pada 10 November 2026. Sebelum delisting, emiten tersebut wajib melakukan buyback dari 11 Mei hingga 9 November 2026. Investor diperkirakan akan memperhatikan saham-saham yang berpeluang membagikan dividen dengan yield relatif tinggi.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

















