Kecelakaan Tunggal Rombongan Honda Brio di Konawe Utara Renggut Satu Nyawa
KENDARI – Sebuah insiden tragis menggemparkan Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu malam, 28 Desember 2025, sekitar pukul 20.30 WITA. Sebuah rombongan mobil Honda Brio mengalami kecelakaan tunggal di jalan poros Kelurahan Lamonae, Kecamatan Wiwirano, yang mengakibatkan hilangnya satu nyawa penumpang.
Menurut keterangan dari Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Konawe Utara (Kanit Gakkum Satlantas Polres Konut), Aipda Arman Wahab, kecelakaan ini terjadi ketika mobil Honda Brio yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial AP sedang dalam perjalanan dari Kota Kendari menuju Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Saat melintasi ruas jalan poros di Kelurahan Lamonae, pengemudi AP berupaya melakukan manuver menyalip kendaraan yang berada di depannya. Namun, naas, upaya tersebut berujung petaka. Mobil Honda Brio yang dikemudikan AP dilaporkan hilang kendali sebelum akhirnya terperosok ke dalam selokan.
“Mobil Brio hilang kendali hingga terperosok ke selokan,” ujar Aipda Arman Wahab pada Senin, 29 Desember 2025.
Korban dan Kondisi Penumpang
Akibat dari insiden yang tragis ini, satu penumpang pria yang diidentifikasi dengan inisial MA dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Kehilangan nyawa di tempat kejadian menambah duka mendalam atas peristiwa ini.
Selain korban jiwa, kecelakaan tunggal ini juga menyebabkan luka-luka bagi penumpang lainnya. Pengemudi AP dilaporkan mengalami luka lecet pada bagian wajahnya. Sementara itu, dua penumpang lainnya juga tidak luput dari cedera. Penumpang berinisial AN mengalami luka robek di bagian kepala, dan penumpang berinisial AR mengalami luka memar pada bagian lututnya.
Seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka, segera mendapatkan penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian dan tim medis setempat. Upaya penyelamatan dan identifikasi dilakukan guna memastikan semua aspek kejadian tertangani dengan baik.
Lokasi Kejadian dan Aksesibilitas
Lokasi kejadian kecelakaan tunggal ini berada di wilayah Kecamatan Wiwirano. Berdasarkan data yang dihimpun, titik kecelakaan tersebut berjarak sekitar 64,9 kilometer dari Markas Polres Konawe Utara yang terletak di Desa Wanggudu, Kecamatan Asera. Perjalanan dari Polres Konut menuju lokasi diperkirakan memakan waktu kurang lebih 1 jam 23 menit dengan berkendara.
Sementara itu, jika dilihat dari Kota Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, jarak menuju lokasi kejadian lebih jauh, yaitu sekitar 183 kilometer. Waktu tempuh dari Kota Kendari ke lokasi kecelakaan diperkirakan mencapai 3 jam 50 menit berkendara. Jarak yang cukup signifikan ini menunjukkan bahwa lokasi kejadian berada di area yang cukup terpencil, yang mungkin turut mempengaruhi kecepatan respons tim penyelamat.
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui secara pasti penyebab utama dari kecelakaan tunggal ini. Faktor-faktor seperti kondisi jalan, kecepatan kendaraan, hingga kemungkinan adanya kendala teknis pada mobil akan menjadi fokus dalam investigasi.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara, terutama di jalur yang mungkin memiliki kondisi yang bervariasi. Pengemudi diharapkan untuk selalu mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan lain, dan memastikan kondisi fisik serta kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalan poros di wilayah Konawe Utara, mengingat medan dan kondisi jalan yang terkadang menantang. Keselamatan berlalu lintas harus selalu menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan. Investigasi mendalam oleh Satlantas Polres Konawe Utara diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kronologi dan penyebab pasti dari insiden tragis ini, serta langkah pencegahan yang dapat diambil di masa mendatang.

















