Kriminal

Detik-Detik Tragis: Pemuda Buleleng Tewas di Warung Jus Sesetan, Minta Tolong Sebelum Kejang

×

Detik-Detik Tragis: Pemuda Buleleng Tewas di Warung Jus Sesetan, Minta Tolong Sebelum Kejang

Sebarkan artikel ini

Pemuda Meninggal Mendadak di Warung Jus Denpasar, Polisi Pastikan Akibat Sakit

DENPASAR – Suasana mendadak mencekam di sebuah warung jus di Jalan Tegal Wangi, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Jumat, 2 Januari 2025 petang. Seorang pemuda bernama Made Edo Brawida (24), asal Busungbiu, Buleleng, dilaporkan meninggal dunia secara mendadak di lokasi tersebut. Kejadian ini sempat membuat pengunjung dan karyawan warung terkejut dan panik.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, korban datang ke warung dalam kondisi yang tidak baik. Ia mengeluh badannya terasa sakit dan panas, serta meminta pertolongan.

Kronologi Kejadian

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, menjelaskan bahwa korban tiba di warung jus dengan kondisi lemas. Ia segera menghampiri karyawan dan pengunjung yang ada, mengutarakan keluhannya.

“Korban datang dan mengeluh badannya merasa sakit dan panas,” ujar AKP Agus Adi Apriyoga. “Melihat kondisi tersebut, karyawan warung sempat berusaha membantu dengan memberikan minyak kayu putih.”

Baca Juga :  Razia Miras Bajra Sandi: Puluhan Pengunjung Terjaring di Denpasar Timur

Upaya pertolongan pertama pun dilakukan oleh salah seorang pengunjung. Namun, saat minyak kayu putih hendak diberikan ke tangan korban, kejadian tak terduga terjadi. Korban tiba-tiba kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke belakang dengan keras.

“Kepala korban membentur lantai hingga terdengar suara benturan yang cukup keras,” ungkap AKP Agus Adi Apriyoga. “Setelah terjatuh, korban sempat mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya tidak sadarkan diri dan meninggal dunia di tempat.”

Hasil Pemeriksaan Awal

Tim Identifikasi (Inafis) Polresta Denpasar segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Berdasarkan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menambahkan beberapa temuan dari pemeriksaan. Di antaranya adalah lidah korban yang berada di antara gigi dan tangan kiri yang terkepal.

“Nihil ditemukan bekas kekerasan fisik,” jelas Iptu Azel Arisandi. “Sudah muncul lebam mayat pada kedua telapak kaki dan lengan tangan. Dugaan awal, korban meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.”

Baca Juga :  207 Korban WO Ayu Puspita: Cek Posko Polda Metro Jaya

Pihak kepolisian juga telah melakukan pengecekan ke kamar kos korban yang berlokasi tepat di belakang warung jus tersebut. Namun, dari hasil pemeriksaan di kamar kos, polisi tidak menemukan adanya obat-obatan yang dimiliki oleh korban.

Evakuasi dan Koordinasi

Sekitar pukul 19.50 WITA, jenazah Made Edo Brawida dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar. Jenazah kemudian dibawa menuju RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematiannya.

Pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan keluarga korban yang berada di Buleleng untuk memberitahukan kejadian ini dan membahas langkah selanjutnya. Kepastian mengenai penyebab kematian korban akan menunggu hasil pemeriksaan medis yang lebih mendalam.

Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika merasakan gejala penyakit yang tidak biasa.